Sepi, Pasar Sekanak Palembang Bakal Direvitalisasi Jadi Pasar Wisata

Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berencana untuk melakukan revitalisasi Pasar Sekanak menjadi Pasar Wisata. Hal ini menyusul adanya restorasi Sungai Sekanak Lambidaro yang bakal menjadi tempat wisata baru di Kota Palembang.

"Rencananya Pasar Sekanak ini bakal menjadi tempat menjual souvenir dan kuliner khas Kota Palembang," kata Kepala Dinas Perdagangan Palembang Raimon Lauri, saat ditemui di rumah dinas wali kota, baru-baru ini.

Saat ini, pihaknya tengah berkoordinasi dengan PD Pasar sebagai pengelola dari Pasar Sekanak tersebut. Hal ini untuk melakukan pendekatan kepada para pedagang yang masih berada di lokasi Pasar Sekanak. Dia mengaku, nantinya revitalisasi ini akan dilakukan secara keseluruhan mengingat saat ini kondisi pasar terlihat berantakan. Sehingga kedepan dapat lebih indah.

Revitalisasi ini dilakukan tujuannya untuk mendukung Sungai Sekanak Lambidaro yang bakal menjadi tempat wisata baru di Kota Palembang.

"Mungkin nanti konsepnya menyambung dari BKB dengan konsep tempo dulu," terangnya.

Pihaknya juga berencana akan mengandeng para perajin suvenir dan kuliner di Kota Palembang. Mengingat, saat ini kondisi pedagang di Pasar Sekanak tinggal sepi pedagang dan pembeli.

Dirinya mengaku revitalisasi ini rencananya akan mulai dilakukan pada awal 2022 mendatang. Untuk pendanaannya, mungkin pihaknya akan mencari dari pihak ketiga atau bermodal langsung dari PD Pasar sebagai pihak pengelola.

"Kami harap Pasar Sekanak nantinya menjadi pusat ole-ole khas Kota Palembang," pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PD Pasar Palembang Jaya, Abdul Rizal mengatakan Pasar Sekanak ini merupakan penyertaan modal Pemkot Palembang kepada PD Pasar sebagai pengelolannya. Karena itu, terkait revitalisasi ini pihaknya tengah melihat terlebih dahulu konsep yang ditawarkan oleh Dinas Perdagangan Palembang.

"Mungkin untuk pendanaannya akan dicarikan kepada pihak ketiga atau nanti akan meminta bantuan dari APBN. Tapi yang terpenting yakni konsepnya," katanya.

Dia mengaku saat ini konsep Pasar Sekanak yaitu pasar tradisional. Namun, sudah sepi dari pedagang dan pembeli. Lantaran, mereka lebih memilih pasar lainnya. Dari total sekitar 200 loss atau lapak yang terisi saat ini hanya sekitar 28 pedagang. Karena itu, pihaknya juga setuju untuk merubah konsep dari pasar tradisional menjadi pasar wisata.

"Dengan dijadikannya pasar wisata maka dapat digabungkan dengan ikon wisata baru yakni Sungai Sekanak Lambidaro. Jadi nantinya akan ada pasar suvenirnya juga," tutupnya.