Grobogan - Balai Latihan Kerja (BLK) Grobogan menyelenggarakan pelatihan kerja bagi warga yang memiliki usia produktif di gedung BLK setempat, Senin (12/4).
Dalam pelatihan tersebut terdapat 60 peserta yang dibagi dalam beberapa kelas, diantaranya kelas menjahit, desain grafis, otomotif, perakitan komputer, dan perakitan pendingin ruangan. Pelatihan ini merupakan tahap ketiga yang diselenggarakan BLK Grobogan selama pandemi, sudah belasan tahap pelatihan yang digelar oleh BLK Grobogan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Achmad Haryono mengatakan, dengan pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterampilan para siswa yang sedang mengikuti pelatihan.
“Harapan memberikan spirit pada siswa didik pertama untuk bisa bersaing di dunia industri dan juga bisa membuka usaha sendiri,” harapnya.
Dijelaskannya, siswa atau masyarakat yang mengikuti pelatihan sebelumnya mendaftar terlebih dahulu melalui online web di Disnaker, setelah memenuhi persyaratan mereka baru dapat mengikuti pelatihan yang digelar di BLK tersebut.
“Ini siswa sekabupaten yang sebelumnya mendaftar secara online di web Disnaker,” jelasnya.
Sebagai informasi, peserta akan menjalani pelatihan selama satu bulan dan akan dibimbing instruktur yang berkompeten di bidangnya. Usai pelatihan, peserta akan mendapatkan sertifikat yang bisa digunakan untuk mencari kerja maupun membuka usaha sendiri.
Salah satu peserta, Fahrurrozi mengatakan, dirinya berharap seusai mendapatkan pelatihan kerja ia dapat mendapatkan pekerjaan dengan modal sertifikat tersebut, sebab selama empat tahun menganggur setelah mengalami kecelakaan saat bekerja sebagai sales produk di tempatnya bekerja waktu lalu.
“Harapanya setelah ini saya mendapatkan pekerjaan, nanti sertifikat saya buat untuk melamar kerja, selama pandemi ini saya belum pernah bekerja. Saya juga punya keinginan membuka Usaha sendiri,” harapnya.





